KOMUNIKASI LISAN


Nama: soni setia budi
Kelas: 3ka12
NPM: 16109871
Tugas b.indonesia 2

Teori komunikasi
                Teori komunikasi adalah satu pandangan dan strategi yang akan membentuk alat dan rangka kerja untuk sesuatu perkara yang hendak dilaksanakan Dalam proses komunikasi teori akan membina bentuk dan kaidah komunikasi yang hendak dibuat. Melalui penulisan ini pejelasan tentang beberapa teori komunikasi akan dibuat.  Terdapat dua aspek utama yang dilihat secara tidak langsung dalam bidang ini sebagai satu bidang pengkajian yang baru. Aspek pertama ialah perkembangan dari beberapa sudut atau kejaidian seperti teknologi komunikasi, perindustrian dan politik dunia. Teknologi komunikasi contohnya radio, televisi, telefon, setelit, rangkaian komputer telah menghasilkan ide untuk mengetahui apakah kesan perkembangan teknologi komunikasi terhadap individu, masyarakat dan penduduk disebuah negara.
                Perkembangan politik dunia, memperlihatkah bagaimana kesan politik terhadap publik sehingga menimbulkan propaganda dan pendapat umum. Seterusnya perkembangan perindustrian seperti perminyakan dan perkapalan menuntut betapa perlunya komunikasi yang berkesan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas agar mencapai maksud atau tujuan organisasi tersebut. Aspek kedua ialah dari sudut kajian di mana para pelajar berminat untuk mengkaji bidang-bidang yang berkaitan dengan komunikasi seperti mereka yang dari bidang psikologi sosial mengkaji penggunaan teknologi baru terhadap kesan tayangan animasi kepada anak-anak , propaganda dan dinamik kelompok. penjelasan atas politik dunia seperti menganalisa propaganda Nazi yang mampu mempengaruhi pendengar sehingga mereka patuh dan bersatu.
                Selanjutnya kajian awal penyelidik atas perindustrian yang pada separuh abad ke-20 tertuju kepada memenuhi keinginan sektor pemasaran untuk mengetahui komunikasi dengan lebih dekat setelah pengiklanan menunjukan kepentingannya. Oleh karena itu, bidang komunikasi mengambil langkah dan maju kedepan setelah berlakunya pengembangan dari sudut teknologi komunikasi, perindustrian dan politik dunia serta kajian-kajian yang telah dilakukan. Sehingga bidang komunikasi menjadi bidang pengkajian yang baru dan mula diminati oleh banyak orang. Namun, bidang yang menjadi asas kepada bidang komunikasi ialah bidang-bidang sains sosial seperti sosiologi, pendidikan, psikologi sosial, pengurusan, antropologi dan psikologi.
Pengertian ilmu komunikasi
Pengertian mengenai ilmu komunikasi, pada dasarnya mempunyai ciri yang sama dengan pengertian ilmu secara umum. Yang membedakan adalah objek kajiannya, di mana perhatian dan telah difokuskan pada peristiwa-peristiwa komunikasi antar manusia. mengenai hal itu Berger & Chafee (1987) menyatakan bahwa Ilmu komunikasi adalah suatu pengamatan terhadap produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang melalui pengembangan teori-teori yang dapat diuji dan digeneralisasikan dengan tujuan menjelaskan fenomena yang berkaitan dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang.
Istilah komunikasi atau dalam bahasa Inggris communication berasal dari kata latin communicatio, dan bersumber dari kata communis yang berarti sama, sama disini adalah sama makna. Definisi yang dikumpulkan oleh Dance (1970), akhirnya Stappers berhasil membuat enam kategori dari multi makna definisi komunikasi, sebagaimana dikutip oleh Djajusman (1985, 14-15) sebagai berikut:
Aktivitas dari suatu pihak.Rumusannya antara lain: “Communication is the discriminatory of an organism to a stimulus” (Stevens, 1950) Aktivitas datang dari pihak lain: mempengaruhi. Rumusannya antara lain: “The process by which an individual (the communicator) “transmits” stimuli (usually verbal symbols) to modify the behavior of other individuals” (Hovland, 1948) Hubungan adalah central, antara lain: “Communication is essentially relationship set up by the transmission of stimuli and the evocations of response” (Cherrey, 1964) Hasil adalah yang utama: “sharing” atau pemilikan, antara lain: “It is a process that makes common to or several what was the monopoly of one or some” (Gode, 1959) Transmisi informasi, antara lain: “Communication is an information transformation process which originates at a mind and ends at a minds” (Toda, 1967) Penggunaan lambang.Rumusannya antara lain: “To designate interaction by means of signs and symbols” (Cullen, 1939).

Proses Komunikasi

Proses komunikasi adalah bagaimana komunikator menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya. Proses komunikasi ini bertujuan untuk menciptakan komunikasi yang efektif (sesuai dengan tujuan komunikasi pada umumnya). Proses komunikasi, banyak melalui perkembangan.  Proses komunikasi dapat terjadi apabila ada interaksi antar manusia dan ada penyampaian pesan untuk mewujudkan motif komunikasi.
Tahapan proses komunikasi adalah sebagai berikut :
  • Penginterprestasian, hal yang diinterpretasikan adalah motif komunikasi, terjadi dalam diri komunikator. Artinya, proses komunikasi tahap pertama bermula sejak motif komunikasi muncul hingga akal budi komunikator berhasil menginterpretasikan apa yang ia pikir dan rasakan ke dalam pesan (masih abstrak). Proses penerjemahan motif komunikasi ke dalam pesan disebut interpreting.
  • Penyandian, pada tahap ini masih ada dalam komunikator dari pesan yang bersifat abstrak berhasil diwujudkan oleh akal budi manusia ke dalam lambang komunikasi. Tahap ini disebut encoding, akal budi manusia berfungsi sebagai encorder, alat penyandi: merubah pesan abstrak menjadi konkret.
  • Pengiriman, proses ini terjadi ketika komunikator melakukan tindakan komunikasi, mengirim lambang komunikasi dengan peralatan jasmaniah yang disebut transmitter, alat pengirim pesan.
  • Perjalanan, pada tahapan ini terjadi antara komunikator dan komunikan, sejak pesan dikirim hingga pesan diterima oleh komunikan.
  • Penerimaan, pada tahapan ini ditandai dengan diterimanya lambang komunikasi melalui peralatan jasmaniah komunikan.
  • Penyandian Balik, pada tahap ini terjadi pada diri komunikan sejak lambang komunikasi diterima melalui peralatan yang berfungsi sebagai receiver hingga akal budinya berhasil menguraikannya (decoding).
  • Penginterpretasian, pada ahap ini terjadi pada komunikan, sejak lambang komunikasi berhasil diurai kan dalam bentuk pesan.

 

 

 

Jenis-jenis komunikasi

1. Komunikasi lisan (verbal)
Simbol atau pesan verbal adalah semua jenis simbol yang menggunakan satu kata atau lebih. Bahasa dapat juga dianggap sebagai sistem kode verbal (Deddy Mulyana, 2005). Bahasa dapat didefinisikan sebagai seperangkat simbol, dengan aturan untuk mengkombinasikan simbol-simbol tersebut, yang digunakan dan dipahami suatu komunitas.
Jalaluddin Rakhmat (1994), mendefinisikan bahasa secara fungsional dan formal. Secara fungsional, bahasa diartikan sebagai alat yang dimiliki bersama untuk mengungkapkan gagasan. Ia menekankan dimiliki bersama, karena bahasa hanya dapat dipahami bila ada kesepakatan di antara anggota-anggota kelompok sosial untuk menggunakannya. Secara formal, bahasa diartikan sebagai semua kalimat yang terbayangkan, yang dapat dibuat menurut peraturan tatabahasa. Setiap bahasa mempunyai peraturan bagaimana kata-kata harus disusun dan dirangkaikan supaya memberi arti. Kalimat dalam bahasa Indonesia Yang berbunyi ”Di mana saya dapat menukar uang?” akan disusun dengan tatabahasa bahasa-bahasa yang lain sebagai berikut:
· Inggris: Dimana dapat saya menukar beberapa uang? (Where can I change some money?).
· Perancis: Di mana dapat saya menukar dari itu uang? (Ou puis-je change de l’argent?).
· Jerman: Di mana dapat saya sesuatu uang menukar? (Wo kann ich etwasGeld wechseln?).
  • Spanyol: Di mana dapat menukar uang? (Donde puedo cambiar dinero?).
Tatabahasa meliputi tiga unsur: fonologi, sintaksis, dan semantik. Fonologi merupakan pengetahuan tentang bunyi-bunyi dalam bahasa. Sintaksis merupakan pengetahuan tentang cara pembentukan kalimat. Semantik merupakan pengetahuan tentang arti kata atau gabungan kata-kata.
Menurut Larry L. Barker (dalam Deddy Mulyana,2005), bahasa mempunyai tiga fungsi: penamaan (naming atau labeling), interaksi, dan transmisi informasi.
1.     Penamaan atau penjulukan merujuk pada usaha mengidentifikasikan objek, tindakan, atau orang dengan menyebut namanya sehingga dapat dirujuk dalam komunikasi.
2.     Fungsi interaksi menekankan berbagi gagasan dan emosi, yang dapat mengundang simpati dan pengertian atau kemarahan dan kebingungan.
3.     Melalui bahasa, informasi dapat disampaikan kepada orang lain, inilah yang disebut fungsi transmisi dari bahasa. Keistimewaan bahasa sebagai fungsi transmisi informasi yang lintas-waktu, dengan menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan, memungkinkan kesinambungan budaya dan tradisi kita.
Cansandra L. Book (1980), dalam Human Communication: Principles, Contexts, and Skills, mengemukakan agar komunikasi kita berhasil, setidaknya bahasa harus memenuhi tiga fungsi, yaitu:
· Mengenal dunia di sekitar kita. Melalui bahasa kita mempelajari apa saja yang menarik minat kita, mulai dari sejarah suatu bangsa yang hidup pada masa lalu sampai pada kemajuan teknologi saat ini.
· Berhubungan dengan orang lain. Bahasa memungkinkan kita bergaul dengan orang lain untuk kesenangan kita, dan atau mempengaruhi mereka untuk mencapai tujuan kita. Melalui bahasa kita dapat mengendalikan lingkungan kita, termasuk orang-orang di sekitar kita.
· Untuk menciptakan koherensi dalam kehidupan kita. Bahasa memungkinkan kita untuk lebih teratur, saling memahami mengenal diri kita, kepercayaan-kepercayaan kita, dan tujuan-tujuan kita.
Keterbatasan Bahasa:
· Keterbatasan jumlah kata yang tersedia untuk mewakili objek.
Kata-kata adalah kategori-kategori untuk merujuk pada objek tertentu: orang, benda, peristiwa, sifat, perasaan, dan sebagainya. Tidak semua kata tersedia untuk merujuk pada objek. Suatu kata hanya mewakili realitas, tetapi buka realitas itu sendiri. Dengan demikian, kata-kata pada dasarnya bersifat parsial, tidak melukiskan sesuatu secara eksak.
Kata-kata sifat dalam bahasa cenderung bersifat dikotomis, misalnya baik-buruk, kaya-miskin, pintar-bodoh, dsb.
· Kata-kata bersifat ambigu dan kontekstual.
Kata-kata bersifat ambigu, karena kata-kata merepresentasikan persepsi dan interpretasi orang-orang yang berbeda, yang menganut latar belakang sosial budaya yang berbeda pula. Kata berat, yang mempunyai makna yang nuansanya beraneka ragam*. Misalnya: tubuh orang itu berat; kepala saya berat; ujian itu berat; dosen itu memberikan sanksi yang berat kepada mahasiswanya yang nyontek.
· Kata-kata mengandung bias budaya.
Bahasa terikat konteks budaya. Oleh karena di dunia ini terdapat berbagai kelompok manusia dengan budaya dan subbudaya yang berbeda, tidak mengherankan bila terdapat kata-kata yang (kebetulan) sama atau hampir sama tetapi dimaknai secara berbeda, atau kata-kata yang berbeda namun dimaknai secara sama. Konsekuensinya, dua orang yang berasal dari budaya yang berbeda boleh jadi mengalami kesalahpahaman ketiaka mereka menggunakan kata yang sama. Misalnya kata awak untuk orang Minang adalah saya atau kita, sedangkan dalam bahasa Melayu (di Palembang dan Malaysia) berarti kamu.
Komunikasi sering dihubungkan dengan kata Latin communis yang artinya sama. Komunikasi hanya terjadi bila kita memiliki makna yang sama. Pada gilirannya, makna yang sama hanya terbentuk bila kita memiliki pengalaman yang sama. Kesamaan makna karena kesamaan pengalaman masa lalu atau kesamaan struktur kognitif disebut isomorfisme. Isomorfisme terjadi bila komunikan-komunikan berasal dari budaya yang sama, status sosial yang sama, pendidikan yang sama, ideologi yang sama; pendeknya mempunyai sejumlah maksimal pengalaman yang sama. Pada kenyataannya tidak ada isomorfisme total.
· Percampuranadukkan fakta, penafsiran, dan penilaian.
Dalam berbahasa kita sering mencampuradukkan fakta (uraian), penafsiran (dugaan), dan penilaian. Masalah ini berkaitan dengan dengan kekeliruan persepsi. Contoh: apa yang ada dalam pikiran kita ketika melihat seorang pria dewasa sedang membelah kayu pada hari kerja pukul 10.00 pagi? Kebanyakan dari kita akan menyebut orang itu sedang bekerja. Akan tetapi, jawaban sesungguhnya bergantung pada: Pertama, apa yang dimaksud bekerja? Kedua, apa pekerjaan tetap orang itu untuk mencari nafkah? .... Bila yang dimaksud bekerja adalah melakukan pekerjaan tetap untuk mencari nafkah, maka orang itu memang sedang bekerja. Akan tetapi, bila pekerjaan tetap orang itu adalah sebagai dosen, yang pekerjaannya adalah membaca, berbicara, menulis, maka membelah kayu bakar dapat kita anggap bersantai baginya, sebagai selingan di antara jam-jam kerjanya.
Ketika kita berkomunikasi, kita menterjemahkan gagasan kita ke dalam bentuk lambang (verbal atau nonverbal). Proses ini lazim disebut penyandian (encoding). Bahasa adalah alat penyandian, tetapi alat yang tidak begitu baik (lihat keterbatasan bahasa di atas), untuk itu diperlukan kecermatan dalam berbicara, bagaimana mencocokkan kata dengan keadaan sebenarnya, bagaimana menghilangkan kebiasaan berbahasa yang menyebabkan kerancuan dan kesalahpahaman.
2. Komunikasi Tulisan (Non verbal)
          Komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang menggunakan pesan-pesan nonverbal. Istilah nonverbal biasanya digunakan untuk melukiskan semua peristiwa komunikasi di luar kata-kata terucap dan tertulis. Secara teoritis komunikasi nonverbal dan komunikasi verbal dapat dipisahkan. Namun dalam kenyataannya, kedua jenis komunikasi ini saling jalin menjalin, saling melengkapi dalam komunikasi yang kita lakukan sehari-hari.


Klasifikasi pesan nonverbal.
Jalaludin Rakhmat (1994) mengelompokkan pesan-pesan nonverbal sebagai berikut:
  • Pesan kinesik. Pesan nonverbal yang menggunakan gerakan tubuh yang berarti, terdiri dari tiga komponen utama: pesan fasial, pesan gestural, dan pesan postural.
Pesan fasial menggunakan air muka untuk menyampaikan makna tertentu. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa wajah dapat menyampaikan paling sedikit sepuluh kelompok makna: kebagiaan, rasa terkejut, ketakutan, kemarahan, kesedihan, kemuakan, pengecaman, minat, ketakjuban, dan tekad. Leathers (1976) menyimpulkan penelitian-penelitian tentang wajah sebagai berikut: a. Wajah mengkomunikasikan penilaian dengan ekspresi senang dan taksenang, yang menunjukkan apakah komunikator memandang objek penelitiannya baik atau buruk; b. Wajah mengkomunikasikan berminat atau tak berminat pada orang lain atau lingkungan; c. Wajah mengkomunikasikan intensitas keterlibatan dalam situasi situasi; d. Wajah mengkomunikasikan tingkat pengendalian individu terhadap pernyataan sendiri; dan wajah barangkali mengkomunikasikan adanya atau kurang pengertian.
Pesan gestural menunjukkan gerakan sebagian anggota badan seperti mata dan tangan untuk mengkomunikasi berbagai makna.
Pesan postural berkenaan dengan keseluruhan anggota badan, makna yang dapat disampaikan adalah: a. Immediacy yaitu ungkapan kesukaan dan ketidak sukaan terhadap individu yang lain. Postur yang condong ke arah yang diajak bicara menunjukkan kesukaan dan penilaian positif; b. Power mengungkapkan status yang tinggi pada diri komunikator. Anda dapat membayangkan postur orang yang tinggi hati di depan anda, dan postur orang yang merendah; c. Responsiveness, individu dapat bereaksi secara emosional pada lingkungan secara positif dan negatif. Bila postur anda tidak berubah, anda mengungkapkan sikap yang tidak responsif.
  • Pesan proksemik disampaikan melalui pengaturan jarak dan ruang. Umumnya dengan mengatur jarak kita mengungkapkan keakraban kita dengan orang lain.
  • Pesan artifaktual diungkapkan melalui penampilan tubuh, pakaian, dan kosmetik. Walaupun bentuk tubuh relatif menetap, orang sering berperilaku dalam hubungan dengan orang lain sesuai dengan persepsinya tentang tubuhnya (body image). Erat kaitannya dengan tubuh ialah upaya kita membentuk citra tubuh dengan pakaian, dan kosmetik.
  • Pesan paralinguistik adalah pesan nonverbal yang berhubungan dengan dengan cara mengucapkan pesan verbal. Satu pesan verbal yang sama dapat menyampaikan arti yang berbeda bila diucapkan secara berbeda. Pesan ini oleh Dedy Mulyana (2005) disebutnya sebagai parabahasa.
  • Pesan sentuhan dan bau-bauan.
Alat penerima sentuhan adalah kulit, yang mampu menerima dan membedakan emosi yang disampaikan orang melalui sentuhan. Sentuhan dengan emosi tertentu dapat mengkomunikasikan: kasih sayang, takut, marah, bercanda, dan tanpa perhatian.
Bau-bauan, terutama yang menyenangkan (wewangian) telah berabad-abad digunakan orang, juga untuk menyampaikan pesan –menandai wilayah mereka, mengidentifikasikan keadaan emosional, pencitraan, dan menarik lawan jenis.
Fungsi pesan nonverbal.
Mark L. Knapp (dalam Jalaludin, 1994), menyebut lima fungsi pesan nonverbal yang dihubungkan dengan pesan verbal:
1.     Repetisi, yaitu mengulang kembali gagasan yang sudah disajikan secara verbal. Misalnya setelah mengatakan penolakan saya, saya menggelengkan kepala.
2.     Substitusi, yaitu menggantikan lambang-lambang verbal. Misalnya tanpa sepatah katapun kita berkata, kita menunjukkan persetujuan dengan mengangguk-anggukkan kepala.
3.     Kontradiksi, menolak pesan verbal atau memberi makna yang lain terhadap pesan verbal. Misalnya anda ’memuji’ prestasi teman dengan mencibirkan bibir, seraya berkata ”Hebat, kau memang hebat.”
4.     Komplemen, yaitu melengkapi dan memperkaya makna pesan nonverbal. Misalnya, air muka anda menunjukkan tingkat penderitaan yang tidak terungkap dengan kata-kata.
5.     Aksentuasi, yaitu menegaskan pesan verbal atau menggarisbawahinya. Misalnya, anda mengungkapkan betapa jengkelnya anda dengan memukul meja.
Sementara itu, Dale G. Leathers (1976) dalam Nonverbal Communication Systems, menyebutkan enam alasan mengapa pesan verbal sangat signifikan. Yaitu:
a. Factor-faktor nonverbal sangat menentukan makna dalam komunikasi interpersonal. Ketika kita mengobrol atau berkomunikasi tatamuka, kita banyak menyampaikan gagasan dan pikiran kita lewat pesan-pesan nonverbal. Pada gilirannya orang lainpun lebih banya ’membaca’ pikiran kita lewat petunjuk-petunjuk nonverbal.
b. Perasaan dan emosi lebih cermat disampaikan lewat pesan noverbal ketimbang pesan verbal.
c. Pesan nonverbal menyampaikan makna dan maksud yang relatif bebas dari penipuan, distorsi, dan kerancuan. Pesan nonverbal jarang dapat diatur oleh komunikator secara sadar.
d. Pesan nonverbal mempunyai fungsi metakomunikatif yang sangat diperlukan untuk mencapai komunikasi yang berkualitas tinggi. Fungsi metakomunikatif artinya memberikan informasi tambahan yang memeperjelas maksud dan makna pesan. Diatas telah kita paparkan pesan verbal mempunyai fungsi repetisi, substitusi, kontradiksi, komplemen, dan aksentuasi.
e. Pesan nonverbal merupakan cara komunikasi yang lebih efisien dibandingkan dengan pesan verbal. Dari segi waktu, pesan verbal sangat tidak efisien. Dalam paparan verbal selalu terdapat redundansi, repetisi, ambiguity, dan abtraksi. Diperlukan lebih banyak waktu untuk mengungkapkan pikiran kita secara verbal.
f. Pesan nonverbal merupakan sarana sugesti yang paling tepat. Ada situasi komunikasi yang menuntut kita untuk mengungkapkan gagasan dan emosi secara tidak langsung. Sugesti ini dimaksudkan menyarankan sesuatu kepada orang lain secara implisit (tersirat).

Read more


bagian perih

Saya ingin mengangkat cerita bagian perih mungkin cerita ini sedikit lebay , hehehe. Sejak SMA saya sudah berpacaran dengan adik kelas saya , sebut saja dia si x(nama samaran), kisah cinta kami berjalan seiring waktu dengan bahagia . kami mulai berpacaran pada tanggal 17 agustus 2008 , selama perjalanan kami berpacaran kami mengalami manis pahit berpacaran ketika kami mulai melanjutkan ke universitas hubungan kami sedikit bermasalah karena waktu ketemu dan sifat kami yang mulai berubah tidak seperti dulu . ketika hubungan kami mulai menginjak 2tahun 4bulan hubungan yang dikenal oleh teman-teman sebagai happy couple mulai tertepa banyak masalah . dan tepatnya setelah kami merayakan hari jadi kami berdua yang ke 2tahun 7bulan kami sepakat untuk berpisah karena sudah tidak ada lagi kecocokan di antara kami , dengan sedih dan perasaan tidak karuan yang saya rasakan .karena sudah lama saya jalin hubungan itu tidak mungkin secepat itu bisa saya lupakan dengan berbagai kenangan-kenangan yang saya dapat. Setelah peristiwa itu yang membuat saya galau selama berminggu2 (lebay yaa), hahaha. Hidup saya sedikit berubah bahkan kuliah saya sedikit berantakan (maklulah saya kan masih labil kaya abg jaman sekarang) hahaha. Tapi saya tidak mau larut dalam kesedihan terlalu lama karena sedih terlalu lama tidak ada manfaatnya malah kerugian yang saya dapat, begadang tiap hari karena memikirkan yang telah berlalu .semenjak saya muai sadar saya bangkit sedikit demi sedikit dengan dibantu para sahabat yang selalu menyadarkan saya dan selalu menasehatin saya ketika saya sedang galau . sahabat saya sanagt care dengan saya dan perhatiaan ke saya . saya sekarang ngekost di belakang kampus sama salah satu sahabat saya karena ketika semester 3 orang tua saya pindah ke bandung dan saya ditinggal juga sama pacar saya yang tiap hari nemenin hari2 saya . meskipun begitu tapi saya mendapat penggantinya yaitu sahabat . intermezzo udahan dlu ahh kita kembali ke topic yang keputus . hehehe
Nah setelah saya bangkit saya mulai berfikir mungkin mantan saya itu bukan yang terbaik buat saya , dan saya mulai tidak mmikirkan untuk berpacaran karena saya ingin memperbaiki kuliah saya yang akhir2 ini sedikit kacau . karena saya sering berteu temen2 di kampus maupun dikosan lama kelaman saya sudah tidak kepikiran tentang kisah sedih asmara saya . sambil memperbaiki kuliah saya yang keteteran saya juga usaha untuk mendapatkan pacar baru yang bisa memperbaiki kehidupan saya .ibarat bahasa sabil menyelam minum air ,tapi jangan kebanyakan juga tar kembung (garing)hhaha. Hhmm, seiring waktu dengan sendirinya saya menemukan wanita yang bisa membuat saya nyaman , dan kebetulan wanita tersebut sahabat saya sendiri dan dia juga memberi respon yang baik . wanita itu kita sebut saja y (nama samaran) hehhee. Lama kelamaan saya semakin dekat dengan si y tersebut , kita sering sms2n sampai malam dan saya semakin dekat dan biasa teman2 saya sering ledekin saya dengan si y . sebenarnya saya dengan dia awalnya kenal kurang bersahabat malah bisa dibilang sering berantem, tapi saya juga tidak sadar sekarang saya bisa sedekat ini . hidup saya mulai berubah menjadi baik dan saya sedikit demi sedikit lupa dengan tragedi beberapa bulan yang lalu. Awalnya saya tidak pernah kepikiran bisa dekat dengan dia. Diri tidak bisa dibohongi dan perasaan tidak bisa dipungkiri saya mulai suka dengan si y . tapi saya tidak tau perasaan dia ke saya sama atau tidak , akhirnya saya mengungkapkan perasaan saya ke si y tersebut dan ternyata dia masih memberikan respon yang baik tapi yang sungguh disesali si y terebut sudah mempunyai pacar dan saya Cuma bisa diam dan kembali galau , galau lagi galau lagi dan yang lebih bagusnya ketika saya tau dia mempunyai pacar di malam itu saya ke tempat makan di dekat kota dan disitu saya melihat si x (mantan) ada di tempat makan tersebut dengan teman2nya ,teman2nya ada cewe dan cowo , ketika saya deketin dia , yag tadinya saya ingin menyapa dengan baik itu pun pupus sudah karena dia acuh ketika liat saya datang dan dia malah bercanda mesra dengan seorang cowo didepan saya . di malam itu saya rasanya ingin jedotin kepala teman saya yang bernama deni(nama asli) tapi sayang kepalanya peang,hehehe(intermezzo biar gak galau nulisnya) hahaha.
Malam itu saya sangat sedih dan bingung harus gimana . saya Cuma bisa pasrah ke Allah SWT . sampai sekarang saya menikmati masa kesendirian L .
Saya tidak mau terlarut dalam kesedihan lagi karena masalah yang saya alami mungkin belum seberapa dibanding orang lain jauh disana . masalah bukan untuk di sedihi ataupun di tangisi tapi dipecahkan meskipun sedikit demi sedikit yang penting masih di jaur Allah SWT.  J  

Read more


fun bike ultah kota Depok

Minggu, 1 mei 2011
Hari yang cerah namun jiwaku sangat sepi tetapi tidak sesepi di jalan margonda karena hari ini diadakan fun bike dalam rangka ulang tahun Kota Depok yang berute dari walikota depok – margonda-UI-beji-walikota Depok. Bermulai dari rumah teman saya yaitu the rock (nama samaran) kita berkumpul untuk mengikuti fun bike bersama sama, saat itu ada 6 orang termasuk saya mengikuti acara tersebut dan masih banyak lain yang mengikuti acara tersebut dari berbagai penjuru kota(lebay), Hahaha . kami berjalan sekitar jam 7 dari walikota depok , kami ber enam memakai berbagai jenis sepeda . awalnya kami sangat semangat dan antusias mengikuti fun bike ini , tapi ketika baru setengah jalan tepatnya baru sampai depok town square(detos) kami sangat lelah sekali (maklum karena kami masih pemula dalam hal gowes ) hahaha. Namun , kami tidak mau nyerah begitu saja , karena suasana yang ramai dan melihat orang2 yang semangat meskipun cape itu membuat saya menjadi lupa akan cape yang saya rasa saat itu Cuma senang dan semangat. Fun bike yang diikuti oleh semua kalangan dari yang masih duduk di banku SD sampai kakek2 yang sedang menikmati masa tuanya mengikuti acara ini demi memeriahkan ulang tahun  kota Depok. Ketika sesampainya di UI kami memisahkan diri dari rombongan karena saya dan teman-teman sangat lelah dan ingin menikmati suasana asri di dalam kawasan universitas Indonesia. Di Universitas Indonesia kami beristirahat untuk meluruskan kaki sejenak dan untuk minum dan bersenda gurau dengan teman-teman. Saat itu saya merasa senang , gembira, dan tidak sepi lagi pada hari itu saya merasakan begitu pentingnya olahraga agar tubuh bugar dan membuat perasaan menjadi senang meskipun cape di awal ,hehehe. Ditempat yang rindang tempat kami beristirahat ,teman kita yang bernama deni (the rock) melakukan trick bersepeda yang membuat kami semakin ingin berlama2 di tempat itu ,tetapi  waktu yang membuat kami harus segera pulang karena matahari sudah tepat di atas kepala . Istirahat sudah cukup membuat badan saya cukup kuat untuk perjalanan pulang yang di dampingi oleh terik matahari yang cukup menyengat .ternyata teman-teman saya masih ber semangat untuk bergowes sampai tempat kami memulai gowes , di perjalanan yang cukup panas kami berjalan sambil bersenda gurau dan tak terasa kami sudah sampai di tempat  kami memulai perjalanan yaitu rumah deni(the rock) , dengan badan yang terbakar matahari dan tampang yang lelah tetapi saya merasa senang , acara gowes tersebut membuat saya merasakan teman-teman saya begitu setia kawan dan saya juga merasakan kebersamaan yang tinggi.  Pokonya seruuuuuuuuuu banget dan saya juga ingin lagi mengikuti acara fun bike bersama teman-teman

Read more


Resume

Kesimpulan Kelompok 6
Uang, Bank dan Penciptaan Uang

Suatu nilai tukar yang sangat penting di zaman sekarang ini adalah Uang. Sebelum terciptanya uang, pada zaman dahulu, orang-orang untuk memenuhi kebutuhannya menggunakan system barter(pertukaran barang dengan barang). Karena keingintahuan dan keinginan manusia untuk hidup lebih maju akhirnya Seiring bertambahnya waktu manusia menciptakan uang logam sebagai nilai suatu harga barang. Semakin lama menggunakan uang logam, manusia semakin sadar uang logam tidak begitu efektif untuk memenuhi segala kebutuhannya. Karena semakin lama kebutuhan manusia semakin banyak dan cukup repot apabila menggunakan uang logam untuk memenuhi segala kebutuhan. Akhirnya diciptakanlah uang kertas. Walaupun sudah menggunakan uang kertas, uang logam juga tidak hilang dari kehidupan manusia. Dan sampai sekarangpun manusia masih menggunakan uang kertas dan juga uang logam untuk memenuhi kebutuhanya.
Walaupun uang kertas memiliki banyak keuntungan. Tetapi masih banyak saja orang-orang yang melakukan kecurangan. Dengan memalsukan uang kertas tersebut. Dan sebagai fasilitas Negara untuk masyarakat yang berguna untuk tempat penyimpanan uang, penukaran uang lama dll, bank tidak bertanggung jawab dengan adanya pemalsuan uang tersebut. Walaupun pemerintah sudah mencegah pemalsuan uang dengan memberikan  cara mencegah mendapatkan uang palsu dengan cara dilihat, diraba dan diterawang. Tetapi tetap saja masih banyak masyarakat yang menjadi korban, Banyak juga masyarakat yang tidak menjaga uang yang beredar dengan baik. Contohnya mencoret-coret uang tersebut, melecekannya dll. Sehingga pihak bank setiap tahun harus menghancurkan uang-uang yang sudah tidak layak dipergunakan dan membuat uang baru untuk diedarkan di lingkungan masyarakat. Bank Indonesia adalah bank milik Negara yang menciptakan uang untuk diedarkan.

Read more


Resume

Kesimpulan Kelompok 5
Analisis Pendapatan Nasional untuk Perekonomian Tertutup Sederhana dan Pertumbuhan Ekonomi

Setiap manusia pasti memiliki kebutuhan sendiri-sendiri. Dalam memenuhi kebutuhannya manusia harus mempunyai penghasilan atau pendapatan. Pendapatan yang diperoleh oleh setiap orang dari suatu Negara akan dihitung sebagai salah satu pendapatan nasional Negara tersebut. Selain pendapatan yang diterima oleh masyarakat disuatu Negara. Barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat dalam suatu Negara disebut produk nasional. Barang dan jasa yang telah dibuat dijual kepada orang lai,  ini juga merupakan salah satu perhitungan pendapatan nasional suatu Negara. Karena Setiap Negara ingin masyarakatnya menjadi makmur. Jadi, mencapai kemakmuran suatu Negara itu merupakan keharusan. Dan salah satu untuk mencapai kemakmuran suatu negar itu adalah meningkatkan pendapatan nasional suatu Negara. Tetapi untuk meningkatkan pendapatan nasional harus disertai dengan pengendalian pertumbuhan penduduk. Karena pertumbuhan penduduk juga sangat mempengaruhi pendapatan nasional suatu Negara.
Mengukur tingkat kemakmuran suatu Negara dan mendapatkan data-data terperinci mengenai barang dan jasa yang dhasilkan merupakan manfaat dari analisis pendapatan nasional. Tetapi selain itu, pendapatan nasional juga memiliki manfaat lain. Yaitu, untuk mengetahui dan menganalisis struktur perekonomian nasional, kita juga dapat membandingan kemajuan perekonomian suatu Negara dari waktu kewaktu dan juga untuk dapat mengetahui apakah suatu Negara tersebut termasuk Negara pertanian, agraris, industri, jasa dll.
Suatu pendapatan nasional kita dapat dipengaruhi oleh beberapa factor. Yaitu, permintaan dan penawaran agregat, konsumsi dan tabungan dan juga investasi. Contohnya saja investasi yang dimiliki oleh orang asing di Indonesia sangat besar ketika Negara kita hanya memiliki beberapa partai politik saja. Investasi Negara asing juga merupakan salah satu cara untuk membantu perekonomian Negara kita. Dan pada saat itu perekonomian kita meningkat. Tetapi semakin bertambahnya waktu partai politik semakin banyak saja. Dengan banyaknya partai politik setiap para penginvestasi atau perusahaan asing dimintai uang untuk membantu membiayai kampanye partai politik tersebut. Sehingga karena banyaknya partai politik ini membuat para pengusaha asing mengundurkan diri. Dan jumlah investasi asing semakin berkurang dinegara kita. Dan ini juga mempengaruhi pendapatan nasional Negara kita ini.

Read more

search box

clock


Gunadarma

Gunadarma

About Me

Total Tayangan Halaman

Followers

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

mp3 playlist


My Slide show

Banner

FREAKPAPER


Move your mouse to go back to the page!
Gerakkan mouse anda dan silahkan nikmati kembali posting kami!

Original design by: freakpaper.blogspot.com - freakpaper.blogspot.com - Oktober 2010